LAGU: Peduli Enggano

Peduli Enggano
Oleh: Aam Syahrial

Sekolah di Enggano (bengkuluexpress.com)

Coba lihat senyumannya
Tergambar masa depan nan indah
Jika kau tinggalkan dia
Sanggupkah kau dengarkan tangisnya

Jangan tinggalkan dia
Coba peluk dia
Bisikkan kata penggugah jiwa
Tetap rangkul dia
Jalan bersamanya
Bawa ia menuju citanya

Reff:
Enggano
Memanggil semua
Wujudkan asa putra putri bangsa
Enggano
Tunjukkan peduli kita
Bangun bangsamu Indonesia
---Enggano
    satukan hati dan cinta
    Maju bangsaku Indonesia---

Tapak kaki trus melangkah
Berjuang tuk takhlukkan dunia
Tangan sucinya berdoa
Meminta pertolongan Tuhannya



LAGU: Kini Aku Papua

Kini Aku Papua
Lagu dan lirik oleh Aam

Aku berjalan
Menembus dunia baruku di sini
Dan ku temukan
Warna warni indah menawan hati

Senyuman, sapaan menyambut indah
Ku rasa, kini aku berbeda

Reff: Kini aku Papua
        Satu dalam ikatan cinta
        Kini aku Papua
        Bersyukur pada Maha Esa

        Kini aku Papua
        Harmoni indah dalam cinta
        Kini aku Papua
        Bersyukur pada Maha Esa
        Yang tlah Satukan hati kita

Engkau berlari
Mengejar mimpi-mimpimu sendiri
Dan tlah kau beri
Warna-warni indah menawan hati

QUIZ: Guess this Song!

I don't really like its initial lyric. Perhaps.. its singer too, yet the rhythm is so good...
So, I decided to change lyric then sing it... Hopefully, it can also be used for teaching and learning process.
So can anyone guess what song I sing here and the singer? then give your reason!
The reward will be given to you, for the first correct answer... ^_^

Dengan Bismillah

Dengan menyebut nama Allah yang pengasih...
Dengan menyebut nama Allah yang penyayang...

Jalani ibadah dengan bismillah..bismillah..
Lakukan saja dengan bismillah..bismillah..
Dan jangan lupa dengan bismillah..bismillah..

Dengan bismilah..
Jalani semua ibadah..
Karena Allah, insya Allah..
Kita semua kan dapat ridho Nya..

Dan bismillah..
Mengantarkan kita, semua..
Pada berkah, dari Allah..
Karna itu warnai hidup dengan..Bismillah..

Моя Любимая Песня

Александр Рыбак - Небеса Европы
источник: youtube.com

Снова в путь-дорогу небо зовет
Сердце в груди скрипкой поёт.
И гуляют по бульварам столиц
Песни моей любви без границ.
Лондон, Осло, Берлин, Москва я пою и живу для вас.

Припив:
Небеса Европы плачут дождем,
Значит еще ты меня ждешь.
Далеко далёко ночью и днем
Сердце мое в небе твоем.

Города и страны словно в кино,
Я в рюкзаке ношу за спиной.
Стала музыка судьбою моей,
Сердце летит следом за ней.
Варшава, Киев и Амстердам - я дарю свое сердце вам.

Припев

Припев 
 

Strategi Untuk Mempermudah Menghafal Alquran

"Menghafal Alquran sangat susah," ujar sebagian orang yang mungkin mengalami patah semangat dalam menghafal Quran. Tapi... janji Allah pasti lah benar, bahwa menghafal Alquran itu adalah perbuatan mulia yang telah dijamin kemudahannya untuk dipelajari dan dipahami. Sesuai dengan firman Allah pada surat Al Qamar, yang di ulang hingga 4x pada ayat 17, 22, 32 dan 40:

"Dan sesungguhnya telah kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?"

Ayat di atas, jelas-jelas mengatakan bahwa Alquran telah dimudahkan oleh Allah untuk dipelajari. Mempelajari disini bisa diartikan membacanya, mencari pengetahuan didalamnya, hingga menghafalnya.

Taken from albesuty.blogspot.com
Menghafal Alquran adalah kegiatan mulia, yang memiliki segudang manfaat bagi penghafalnya. Secara umum, Penghafal Alquran dapat dibedakan menjadi dua tipe. Pertama, para penghafal yang mengikuti atau menerapkan program khusus dan menetapkan target hafalan. Mereka biasanya bergabung dalam suatu program khusus yang memang menargetkan untuk menghafal Quran sesuai dengan yang ditentukan. Para penghafal ini juga memiliki guru yang sudah ditentukan (resmi), baik ahli Quran (hafizh) atau alim ulama, yang akan membimbing dan mengarahkan para penghafal untuk mencapai target hafalan. Kebanyakan para penghafal ini berasal dari kalangan pelajar atau santri. Sedangkan yang kedua adalah para penghafal yang tidak mengikuti program tertentu dan tidak menetapkan target hafalan. Mereka menghafal Alquran sembari menjalankan aktivitas sehari-hari lainnya. Para penghafalnya ini tidak memiliki guru resmi dalam membimbing mereka, tetapi hanya ahli Quran yang dapat mereka mereka temui jika ada kesempatan. Kebanyakan para penghafal ini dalah dari kalangan pekerja.

Jika dilihat dari tipe penghafal Aquran yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bisa jadi tipe pertama, memilki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dalam menghafal Alquran dibandingkan dengan yang kedua. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan penerapan program, intensitas hafalan, bimbingan guru dan lainnya. Selain itu, juga terdapat kendala yang berbeda-beda yang dihadapi para penghafal, kendala ini bisa jadi bukan masalah yang berarti bagi tipe penghafal pertama, tetapi tidak dengan tipe penghafal kedua. Lantas, bagaimana cara atau strategi untuk mempermudah para penghafal dalam menghafal Quran? Berikut ini adalah beberapa cara atau strategi yang insya Allah dapat membantu mempermudah proses hafalan Alquran, terutama bagi para penghafal tipe kedua.

1.Gunakan teknik yang tepat dan menyenangkan. Disini penulis menggunakan metode repeat and action. Perhatikan gambar dibawah ini: 
taken from: rizkafitri.wordpress.com


Pada metode ini, penghafal bisa memilih 1 sampai 3 ayat lebih untuk dihafal lebih dahulu. Setelah merasa sudah menguasai, barulah melanjutkan ke ayat berikutnya. Tetapi jangan lupa untuk tetap mengulang membaca dari ayat 1 hingga ayat terakhir yang sudah dihafal, supaya terjadi keterikatan antar ayat.



Ada beberapa pertimbangan dalam menentukan jumlah ayat yang dihafal terlebih dahulu, bisa karena kesamaan bunyi akhir dari suatu ayat, panjangnya ayat, keinginan pribadi atau yang lainnya. Sebagai contoh, kita ambil surat Al-Ghasyiyah. Pada surat ini, kita bisa mengambil 1-5 ayat  terlebih dahulu, karena kesamaan bunyi akhir dari suatu ayat. Setelah menguasai, dilanjutkan dengan ayat ke 6 dan 7 juga karena kesamaan bunyi akhir. Kemudian dapat dilanjutkan dengan 8-10 dan seterusnya. tetapi sebelum itu ayat 1-7 di ulang kembali agar lidah terbiasa dan otak merespon dengan tepat dalam menghubungkan antar ayat.

Metode ini sangat efektif bagi para penghafal super sibuk, karena bisa dilakukan dimanapun dan saat melakukan apapun. Cukup membawa Alquran kecil, buku Quran (per juz), Quran MP3 dan lainnya. Metode ini persis seperti metode audio lingual yang banyak digunakan di dalam pembelajaran. Dalam metode repeat and action ini, penghafal dituntut untuk dapat terbiasa mengucapkan apa yang dihafalkan. Alhasil, tanpa respon dari otak, lidah akan sanggup melafalkan ayat-ayat. Tentunya untuk hasil yang terbaik, respon otak tetap perlu dilibatkan. Karena berfungsi sebagai pengontrol bacaan, jika suatu waktu ada pengucapan atau bunyi yang salah.

2.Mengenal aturan-aturan dalam membaca Alquran. Sangat penting sekali, karena hasil hafalan akan berbeda jika penghafal sudah memiliki pengetahuan mengenai aturan dalam membaca Alquran. Bagus memang, jika kita mempunyai keinginan untuk menghafal Alquran dengan pengetahuan Alquran yang apa adanya, tetapi lebih bagus lagi jika sebelumnya kita mengetahui dan menyadari beberapa aspek berikut ini, diantaranya:
  1. Harakat: Tanda baca dan panjang pendek huruf.
  2. Makhraj: Perbedaan bunyi huruf. Contoh tsa, sa, dan sya.
  3. Tajwid: Tata cara bacaan Alquran.
Kita ambil contoh surat Al-Fatihah. Siapa umat muslim yang tidak hafal surat yang satu ini. Surat ini dapat dengan mudah dihafal karena sering diulang-ulang dalam salat. Seperti itu juga dengan penulis, yang sudah menghafal Al-Fatihah sejak kecil tetapi saat itu belum paham mengenai aturan-aturan dalam membaca Alquran. Setelah beranjak paham. Terasa sekali hafalan Al-Fatihah yang penulis dapatkan banyak yang tidak tepat, terutama bagian makhrajnya. Pertama yang penulis sadari adalah bunyi huruf Alif dan 'Ain. Dulu penulis berpikir bahwa kedua huruf ini sama jika dibaca, padahal kedua bunyi huruf tersebut jelas berbeda. Dimana huruf Alif berbunyi 'a' dengan jelas sedangkan 'Ain dibunyikan dengan ada penekanan pada daerah pertengahan tenggorokan. Di Al-Fatihah sendiri terdapat ada 6 huruf 'Ain, di ayat 2, 5 dan 7.

Selain itu ada juga beberapa huruf yang terdengar sama tetapi beda dalam membunyikannya dan mungkin sering terabaikan, yaitu Sin dan Shod (terutama pada sukun), Ha dan Ha. Pada Sin sukun, dibunyikan sebagaimana bertemu huruf 'S' biasa (contoh: Mustaqim), sedangkan pada Shod, dibunyikan lebih tebal (contoh: Ihdinash). Untuk huruf Ha, bunyi dibedakan menjadi 2. Huruf Ha sesudah Jim dibunyikan di pertengahan tenggorokan. Bunyi ini seolah-olah menimbulkan efek pedas. Sedangkan huruf Ha sesudah Waw dibunyikan dipangkal tenggorokan sehingga berbunyi sebagaimana Ha biasa.

Terakhir, di Al-Fatihah ada juga huruf Ta, yang dibunyikan secara hams (berdesis) dan huruf Dhod yang dibunyikan secara tebal.

Dari contoh di atas, ternyata harakat, makhraj dan tajwid sangat berpengaruh pada kualitas dan ketepatan hafalan.  Diharapkan dengan mengetahui 3 aspek ini, hafalan yang didapatkan akan lebih sempurna.

3.Mempersiapkan dan memilih 1 mushaf Al-Quran atau buku Quran (per Juz) yang khusus digunakan untuk menghafal. Maksudnya, penghafal disarankan untuk tidak mengganti-ganti Alquran atau buku Quran yang dipakai dalam menghafal. Ini sangat berpengaruh sekali, karena ternyata mata juga ikut menghafal apa yang dilihat. Dengan kata lain, mata juga membantu proses hafalan. Hal ini terbukti pada penulis sendiri. Ketika mencoba menghafal surat An-Naba penulis menggunakan 2 buku Quran (Juz Amma) yang berbeda. Ternyata dalam merangkaikankan ayat, penulis mendapati kesulitan, karena di Juz Amma yan satunya ayat tersebut berada di posisi atas, sedangkan di Juz Amma satunya lagi, ayat tersebut berada di bawah. Jadi, ayat yang sama dengan posisi yang berbeda dapat mengaburkan otak dalam merangkai dan menghafalkannnya.

4.Menghafal sambil beraktifitas. Menghafal tidaklah harus saat duduk tenang dengan kondisi sekitar yang hening. Menghafal sembari melakukan aktifitas juga memberikan pengalaman unik tersendiri. Tentukan aktifitas yang baik dan dibolehnya menyebut nama Allah didalamnya. Contohnya: berjalan kaki, naik kendaraan, menyetrika dan lainnya. Karena tidak ada yang bisa menjamin kapan kita siap untuk duduk tenang di tempat yang tepat dalam menghafal, menghafal sambil beraktifitas dapat menjadi solusi jitu bagi pengahafal yang sper sibuk.

CERITA: Nasi Bungkus Ibu

Nasi Bungkus Ibu

Ibu Neti hidupnya sedikit kurang beruntung. Dia ditinggal mati oleh suaminya dan harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga hanya dengan menjadi seorang buruh cuci. Ditambah lagi, kakinya pincang sejak lahir, menjadikan banyak orang yang mengejeknya, dan ternyata menjadi hal yang mempersulit ibu Neti dalam mencari pekerjaan. Sulit memang, mencari pekerjaan selain buruh cuci karena hanya itu yang dirasakan ibu Neti, sanggup dia kerjakan. Bersama dengan seorang anak lelakinya yg menginjak dewasa, Ibu Neti hidup dengan sangat sederhana dan tinggal di sebuah kontrakan. Dulu, dia bersama suaminya belum sanggup untuk mendapati sebidang tanah dan sebuah rumah. Karena memang, hidup mereka begitu berat dan sulit.
            Sang anak, Abdisetia Aula, yang biasanya dipanggil Awu dengan lembutnya oleh ibu Neti, cukup beruntung.

Banjir Menyapa Kota Pekanbaru

Banjir di Pekanbaru

Banjir memang menjadi masalah pelik di Pekanbaru. Ditengah bergeliatnya pembangunan kota tanpa disertai peningkatan dan perbaikan beberapa saluran penyaluran air (drainase) menjadikan kota Pekanbaru rentan terhadap banjir. Ditambah lagi dengan meningkatnya intensitas hujan di musim penghujan bulan Desember 2013 ini. Berdasarkan pemantauan penulis (06/12/13), akibat hujan deras yang berlangsung cukup lama, banyak daerah di Pekanbaru yang terkena banjir. Hal ini terlihat dari beberapa ruas jalan utama yang tergenang air, seperti di jalan utama HR Subrantas Panam, jalan Garuda Sakti dan jalan Kaharudin Nasution Marpoyan. "Hujannya deras, kira-kira mulai jam tiga pagi sampai jam lima lewat," ujar Eti, warga Marpoyan yang kedainya hampir tergenang banjir. 


Banjir di Jl. HR Subrantas Panam
Banjir Juga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Akibat menurunnya laju kecepatan kendaraaan karena genangan air, terjadi penumpukan kendaraan yang cukup panjang. Hal Ini bisa dilihat dari penumpukan kendaraan yang ada di Jl. HR Subrantas Panam. Banjir dan sekaligus ketidaktertiban pengendara menyebabkan kemacetan hampir selama satu jam.

Selain kemacetan, banjir juga menyebabkan beberapa kerugian. Terutama bagi warga yang rumahnya tergenang banjir. Beberapa pedagang pun turut mengalami kerugian, selain aktivitas dagang mereka terhenti untuk sementara, beberapa barang dagangan juga ikut terkena banjir. "Barang dagangannya basah kena air, tapi untung gak terlalu banyak," ungkap Deni, seorang pedagang konveksi. Walaupun genangan air masih termasuk kategori dangkal 20cm hingga 30cm, Banjir tetap memaksa toko dan kedai untuk tutup sementara karena penyebaran air yang terlalu luas, terutama di daerah Panam.

Penurunan laju kendaraan di Jl. Garuda Sakti
Hingga siang hari, 9 jam lebih dari terhentinya hujan, air masih menggenangi pemukiman warga dan ruas-ruas jalan. Memang, kota yang memiliki jalan-jalan yang luas ini terlihat minim drainase. Ada ruas jalan yang drainasenya terputus, seperti di Jl. Kaharudin Nasution. Selain itu ada juga ruas jalan yang sedang mengalami pembangunan dan perbaikan drainase, seperti di Jl. Kartama. 

Genangan air bertahan selama 9 jam lebih
Pemerintah Pekanbaru sepertinya didesak untuk serius dalam menangani masalah ini. Diharapkan, kota yang yang dikenal sebagai ladangnya lowongan kerja ini dapat menjadi kota metropolitan sumatra yang terbebas dari banjir.(aamt)