CONDITIONAL TYPES: Kalimat Pengandaian

Mempelajari, terlebih lagi mengajarkan kalimat pengandaian memang gampang-gampang susah. Secara umum, kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris, terbagi menjadi 3 tipe utama, yaitu tipe 1 (pengandaian masa yang akan datang dan sangat mungkin terjadi), tipe 2 (saat ini; dan hampir tidak mungkin terjadi) dan tipe 3 (masa lampau; dan sangat tidak mungkin terjadi). Biasa nya pelajar, bahkan pengajar pun akan menemukan kesulitan ketika menghadapi kalimat pengandaian tipe 2 dan 3, dikarenakan tingkat grammar yang lebih sulit dan memiliki makna kebalikan dari keadaan sebenarnya.
Bisa jadi mereka ingat dan paham saat ini, tetapi itu tidak berlangsung lama. Padahal kalimat pengandaian dalam bahasa Inggris, sangat penting digunakan dan sering dikeluarkan dalam berbagai bentuk ujian bahasa Inggris .(written by alfatih23.blogspot.com) Oleh karena itu, disini penulis akan membagikan 'kunci', bagaimana menaklukan conditional types dengan baik dan mudah, berdasarkan pengalaman dari penulis sendiri.
Tetapi sebelum itu, yuk kenalan dulu atau mengingat kembali apa sih conditional types (tipe kalimat pengandaian) 1,2 dan 3 itu ??

Taken from anneahira.com
  • Conditional Type 1
Adalah kalimat pengandaian sederhana, yang ditujukan untuk masa yang akan datang, sangat mungkin terjadi, dan memiliki makna pengucapan yang sebenarnya.


Contoh: Jika Aam punya Uang banyak, dia akan mendirikan perpustakaan umum.
Keterangan:
  • (written by alfatih23.blogspot.com) Saat ini Aam belum punya uang banyak.
  • Dia belum bisa mendirikan perpustakaan. 
  • Tetapi, ucapannya masih berlaku karena itu adalah kalimat yang ditujukannya untuk masa yang akan datang.
Rumus: If + Present tense + Future tense (If + V1 + will V1)


Contoh : 
  • If Aam has money, He will build a library.
  • If I study hard, I will get good mark.

  • Conditional Type 2
Adalah kalimat pengandaian tingkat lanjutan, yang dimaksudkan untuk saat ini, hampir tidak mungkin terjadi dan memiliki makna berkebalikan dari makna yang sebenarnya. (written by lovnatuna.blogspot.com)


Contoh: Jika saja Hadi punya motor, dia tentu akan pergi bersama temannya.
Keterangan:
  • Hadi tidak punya motor.
  • Dia tidak pergi bersama temannya (pergi sendiri).
  • Ucapannya tidak berlaku lagi saat ini dan kedepannya, karena saat ini dia terbukti tidak punya motor dan hanya pergi sendiri.
Rumus: If + Past tense + conditional 1 (If + V2 + would V1)
Contoh : 
  • If Hadi had motorcycle, He would go with his friend. (true meaning: Hadi does not go with his friend because He does not have motorcycle).
  • If I studied hard, I would get good mark. (true meaning: I has bad mark, because I do not study hard).

  • Conditional Type 3
(written by lovnatuna.blogspot.com) adalah kalimat pengandaian tingkat sulit, yang dimaksudkan untuk masa yang lampau, tidak mungkin terjadi dan memiliki makna berkebalikan dari makna yang sebenarnya.


Contoh: Jika kemaren Aula berlatih serius, dia pasti akan menang pada lomba itu.
Keterangan:
  • Aula tidak berlatih serius.
  • Dia tidak berhasil memenangkan lomba (kalah).
  • (written by lovnatuna.blogspot.com) Ucapannya tidak berlaku, baik untuk masa lampau, saat ini dan kedepannya, karena pada masa lampau dia terbukti tidak berlatih serius dan tidak mungkin lagi bisa memenangkan perlombaan yang diikutinya pada masa lampau.
Rumus: If + Past perfect tense + conditional 2 (If + had v3 + would have V3)
Contoh : 
  • If Aula had practiced seriously, He would have won the competition. (true meaning: Aula was lost, because He did not practice seriously).
  • If I had studied hard, I would have gotten good mark. (true meaning: I had bad mark because I did not study hard).

Wah, penjelasannya panjang yah ^_^...tetapi penulis berusaha memaparkannya dengan detail dan mudah dipahami. Sekarang apa sih 'kunci' nya???

Ini dia...Metode nursery rhyme atau lagu!!!

Ternyata, lagu sangat efektif untuk mempertahankan memori atau daya ingat terhadap sesuatu. Pada kasus conditional types, penulis mendapati kesulitan untuk mengingat langsung rumus-rumus kalimat pengandaian yang telah dipaparkan sebelumnya. (written by lovnatuna.blogspot.com) Tetapi dengan bantuan lagu, penulis bisa menuliskan kembali pola-pola rumus conditional types dengan bantuan lirik lagu yang penulis hafal.
Berikut lagunya:
  • Hunter by Dido
Lirik:
"If you were a king, up there on your throne, Would you be wise enough to let me go?"
Lirik ini terbukti ampuh mempertahankan daya ingat penulis selama bertahun-tahun, karena lagu berjudul Hunter dari Dido tersebut sangat enak didengar dan mudah dinyanyikan. Dari lirik yang penulis kutip, bisa dipaparkan menjadi pola conditionl type 2, sekaligus menunjukan pola pertanyaan (question). (written by lovnatuna.blogspot.com)
Pelajari:
If + S + Past tense + a king up there on your throne, Conditional 1 question format (would + S + V1) + wise enough to let me go?
  • The Rainbow after the Rain by Aam Tanjung
Lirik:
If I study hard, I will get good mark.
Would I fail in my study, if I got lazy.
That's right, everything, just like the sky had stopped raining.
The rainbow would have appeared, and all your dreams, your dreams will come here.

Lagu ini ditulis oleh penulis sendiri, (written by lovnatuna.blogspot.com) untuk tujuan pembelajaran yang simple. Pada lagu mencakup semua aspek dari conditional types, termasuk format pertanyaannya. Lagu ini sangat mudah dan menyenangkan untuk dinyanyikan bahkan untuk semua level pelajar dari elementary hingga advanced. Mengenai bagaimana irama dan cara menyanyikan lagu ini, akan penulis update pada kesempatan berikutnya.

Demikianlah, tulisan kali ini, semoga bermanfaat. jika ingin mengutip atau copas, lakukan dengan bijak ya...dengan mencantumkan sumber atau link aslinya (lovnatuna.blogspot.com). Jadilah manusia yang sabar dan jujur...

&... JgnLupaSolat-5w...


Written by Aam Tanjung
Share

0 comments:

Post a Comment